Aku Akhirnya Berdamai, Bukan Karena Semua Selesai, Tapi Karena Aku Berhenti Melawan
Aku Akhirnya Berdamai, Bukan Karena Semua Selesai, Tapi Karena Aku Berhenti Melawan Aku pernah berpikir damai itu datang ketika semua masalah selesai. Ketika semua pertanyaan punya jawaban. Ketika semua luka sembuh tanpa sisa. Ketika hidup akhirnya terasa rapi dan bisa dijelaskan. Tapi sekarang aku tahu… itu bukan cara damai bekerja. Damai tidak datang setelah semuanya beres. Damai datang ketika aku berhenti memaksa semuanya harus beres. Aku terlalu lama hidup dalam kepala yang tidak pernah berhenti mencari arti. Mencari alasan. Mencari “kenapa”. Mencari sesuatu yang bisa membuat semuanya terasa masuk akal. Sampai aku sadar… tidak semua hal dalam hidup akan terasa masuk akal. Ada kejadian yang hanya bisa diterima, bukan dipahami sepenuhnya. Ada kehilangan yang tidak pernah benar-benar selesai, hanya berubah bentuk menjadi kenangan yang lebih tenang. Ada versi diriku yang dulu, yang tidak lagi sama, tapi tetap layak dihargai. Dan aku belajar untuk tidak lagi memusuhi itu semua. Ak...